Bahagia – sampai Bahagia

Bahagia – Yaa Bahagia. Jadi pemicu perenungan. Trigger hidup sesorang itu pasti ada dan diperlukan, hampir wajib kecuali bagi yang sejak sebelum lahir ada itu bahagia. Ada bahagia seseorang itu melalui beberapa cara yang manusia itu mendapatkan nya, ada bawaan sejak lahir, ada yang berproses alami dan ada yang mendapatkan kebahagiaan itu dengan pemicu.

Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan yang intens.[1] Berbagai pendekatan filsafatagamapsikologi, dan biologi telah dilakukan untuk mendefinisikan kebahagiaan dan menentukan sumbernya. ( id.wikipedia.org )

Bahagia itu sederhana, sesederhana bisanya menikmati nikmat bahagia itu sendiri. ternyata menurut para ahli kebahagiaan atau kegembiraan itu sama. Berkaitan dengan rohani atau perasaan. Sebagai manusia awam, bahagia itu sederhana puas akan hal-hal yang telah diharapkan dan saat ini bisa dicapai serta dinikmati. ya terimalah semua itu sebagai karunia-Nya yang patut kita sadari dan syukuri.

Tentu semua dari ukuran-ukuran dari masing-masing manusia dalam menetapkan cita-cita awal, hingga proses dan akhir pencapaian dilandasi iman serta amal soleh. inilah bahagia hakiki.

Pasang cita-cita setinggi – tingginya, bila perlu setinggi langit. Jalani proses terus untuk mencapainya. Semua itu akan lebih mudah selalu husnudzon – bahagia selalu. Bahagia diri dan lingkungan saat ini tuntuk mencapai bahagia abadi.

Dwi S

Cinta Ada Bahagia

Sungguh cinta ada dalam peleburan jiwa raga manusia bersama alam semesta raya. Asyiknya rasa bahagia itu diawali dengan ilmu pengetahuan juga wawasan manusia terbuka dalam pengenalan diri juga Sang Penciptanya.

Manusia dalam pertumbuhannya sejak dalam impian orang tuanya, yang kadang tak terlintas dalam benak mereka. Sungguh manusia itu beruntung semua disediakan Sang Khalik untuk kebahagiaannya, meskipun tidak selalu segera didapatkan.

Kanjeng Nabi Adam AS sangat tercukupi segala kebutuhannya saat di Surga, dengan adanya kesepian Allah SWT memberikan pasangan hidup Ibunda Siti Hawa, terbentuklah cinta kasih yang utuh. Namun kebahagiaan tersebut menjadikan syetan iri dan dengki, dibuatlah tipu muslihat terhadap mereka berdua.

Dalam cinta ada bahagia, itulah salah satu yang menyebabkan syetan itu iri dan dengki. Karena orang yang merasakan bahagia itu selalu bersyukur ingat akan diri dan semua itu merupakan karunia Sang Kholik. Bahagia Kanjeng Nabi Adam AS itu karena karunia akan ilmu pengetahuan yang melebihi dari semua mahluk Illahi. Sungguh bahagia itu penuh dengan power full, selamat berbahagia.

Haji Dwi

 

Cinta – Kasih yang tiada henti

Hei, sahabat-sahabat semua. Apa kabar kalian semua?

Yakinku, … kalian pasti baik-baik semua. Tiada gundah gulana, semua pasti berada dalam harapan kebaikan-kebaikan yang ada. Semua kita sadari selalu berubah ubah setiap saat. Itulah sunnatullah, yakan kita semua menyadari itu.

Sikap optimisme kita dan kalian selalu nampak pada raut muka yang cerah, penuh dengan kesadaran dan keyakinan bahwa semua ada yang memelihara, yang pasti Sang Muhaimin, selalu menebarkan sifat dan sikap-Nya itu dalam wujud perhatian penuh Cinta Kasih hingga batas yang Engkau tetapkan.

Mari sahabat – sahabat, kita belajar bersyukur, mensyukuri semua yang diberikannya kepada diri ini. Yang ada pada dalam diri atau luar diri sendiri. Apa yang ada pada diri kita ini kita sadari? Seberapa banyak udara yang dari luar diri kita hirup setiap harinya, kita hembuskan udara setelah kita nikmati. Udara yang dihasilkan tetumbuhan terasa segar penuh Oksigen yang menyehatkan badan, jiwa sehat produktif menghasilkan karya – karya indah penuh manfaat.

Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

Cinta – Kasih sayang sifat yang melekat erat pada Sang Pencipta, selalu nampak pada orang – orang yang beriman dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang menyadari semua ini buat bekal manusia, merasakan semua yang ada itu penuh energy positif yang memberikan tenaga dalam beribadah. Sebagai wujud syukur yang tersandang dalam perilaku juga tutur kata yang penuh makna serta hikmah. Tidaklah patut bagi manusia untuk mendustakan semua karunia itu. Puji syukur itu harus selalu dipanjatkan Alhamdulillah.

Persatuan Indonesia – MK Pilpres

Hari ini Kamis 27 Juni 2019, jam 21.16 Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang PHPU Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah dibacakan oleh para Hakim Mahkamah Konstitusi secara utuh. Yang bersifat final dan mengikat.

Bahwa Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2019 – 2024 adalah Bapak Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.

Semangat Pagi Bahagia Sejati

;;”Terima kasih ya” , “Alhamdulillah”, “Matur suwun Gusti” semua kalimat terucap dari semua insan yang sadar akan kehidupan saat ini dalam syukur atas segala nikmat karunia yang telah diterima sebagai bekal menjalani kehidupan saat ini juga masa mendatang.

Pagi-pagi-pagi … satu kata yang diulang tiga kali, aura pagi yang penuh dengan energy positif penyemangat jiwa dalam meniti jalan hidup. Dalam sadar akan saat ini menjadikan seseorang punya kesadaran akan potensi energy diri dalam mengisi hidup menjadi lebih bermanfaat juga bermakna.

Syukur pagi biasa dilakukan seseoramg yang telah punya kesadaran akan adanya manfaat serta arti hidup sesungguhnya. Dalam hidup semua orang yang punya cita-cita positif dimasa mendatang selalu bisa mengisi hidup dengan kegiatan yang positif bermakna bagi diri, keluarga dan bermanfaat juga lingkungan.

Bagaimana bisa mendapatkan semangat pagi itu? Sadarilah diri ini selalu mempunyai pengalaman bahagia lagi menyenangkan dalam hidup ini. Contoh-contoh sederhana adalah :

  1. Saat kecil dulu di masa balita, semua orang merasa gembira dengan adanya seorang bayi ya diri kita sendiri, disini kita sadari adanya potensi diri ini memberi energy kebahagiaan buat orang lain.
  2. Saat balita menuju anak-anak menjadikan kita tumbuh positif, dari buaian orang tua kita, ayah ibu, mama papa, bopo biyung, abi umi dll sebutannya. Terjadi perubahan dalam perilaku diri kita, duduk, berjalan tertatih-tatih, berlari-lari, belajar naik sepeda roda tiga, sepeda roda dua. Dalam pertumbuhan yang normal sehat tersebut meningkatkan kecerdasan-kecerdasan, kognitif, sosial juga moral. Semua juga dipengaruhi oleh lingkungan dalam hal ini orang tua, orang-orang sekitar dan juga guru baginya. Berinteraksi dengan segala jenis orang itulah bisa memberikan memori kebahagiaan hati seseorang.
  3. Masa anak-anak menuju remaja, penuh perubahan lingkungan yang bisa memberikan pengaruh positif maupun negatif dalam ruang jiwa raga manusia. Tentunya sebagai orang tua bijak, akan mememberikan ilmu dan pengalaman yang baik lagi positif kepada anak-anaknya, dengan memilih lingkungan sekolah atau permainan bagi anak-anaknya.
  4. Semasa dewasa seseorang itu sudah bisa menentukan jalan hidupnya, bahagia itu bonus bagi yang berilmu poositif lagi diamalkan, karena bisa memberikan jiwa yang tenang sebagai pondasi bahagia.

Happy NU Year 2019

Selamat menempuh hidup baru di tahun yang baru ini 2019, telah meninggalkan banyak kenangan indah di tahun 2018 yang lalu. Jadikan semua pengalaman itu ilmu hidup yang menghidupi iman, islam dan ihsan sejati dalam diri kita masing-masing. Selamat selamat selamat  bagi kita semua, dalam keselamatan yang hakiki.

Selamat berbahagia ber-NU di tahun ini 2019, sungguh setiap perkembangan sosial kemasyarakatan di tingkat Nasional maupun International takkan terlepas dengan masyarakat muslim moderat, aswaja ala An-Nahdliyah. Nahdlatul Ulama – NU telah menempuh banyak rintangan – keberhasilan dalam perjuangan sebagaimana cita-cita pendiri, penggerak, pejuang yang mengisi ormas ini dalam kaitannya mengisi kemerdekaan NKRI.

31 Januari 1926 – 31 Januari 2018, 92 Tahun tidaklah singkat perjalanan suatu organisasi yang mengalami pasang surutnya perjuangan. Dalam segala hal ke khususannya NU mempunyai kemanfaatan yang beragam bagi masyarakat nusantara maupun international. Islam Nusantara yang mempunyai akar sejarah sejak masa awal para wali menyebarkan Islam di tanah Djawi. Yang mana pada masa itu kerajaan Majapahit masih berdiri, suatu kerajaan yang mempunyai kejayaan tingkat dunia. Kejayaan kekuasaan yang meliputi wilayah Asia Tenggara saat ini.

Masa-masa kerajaan dipimpin oleh Raja Brawijaya V, dimana masa itu sudah ada pejuang penggerak agama Islam yang dimotori oleh Syeik Subakir. Makam jejak beliau dimakamkan di daerah Trowulan Mojokerto, sebagai salah satu wilayah pusat pemerintahannya.

Masa selanjutnya dilakukan oleh para keturunan beliau, diantaranya Sunan Ampel dalam penyebaran agama Islam di wilayah Ampel Denta saat ini berada di Kota Jawa Timur. Raden Rahmatullah nama sebenarnya Kanjeng Sunan Ampel, dengan mendirikan pesantren untuk para murid-murid beliau belajar dan menginap sehari-hari. Seantero Djawi banyak santri datang belajar tentang agama Islam di pesantren Ampel Denta.

Menyambut Kebahagiaan

Bahagia itu indah, semua yang indah membahagiakan hati setiap insan juga mahluk semesta alam raya ini. Dalam diri manusia yang selalu ada jiwa dan raga. Perpaduan keduanya yang sehat lahir batin bisa menerima semua kebaikan-kebaikan merupakan karunia empunya kebaikan itu sendiri yaitu Yang Maha Baik.

Kebaikan demi kebaikan selalu ada setiap ruang dan waktu, dapat diterima oleh setiap insan yang siap menerimanya. Kesadaran akan adanya nilai kebaikan harus dimiliki bagi manusia yang selalu berharap menjadi lebih baik lagi mulia, bertambah selalu jika diterima dengan rasa iklash syukur terima kasih pada Sang Pemberi kebaikan itu.

Sadari diri ini selalu mendapat kebaikan-kebaikan bisa meningkat menjadi ketenangan hati bahkan bahagia tiada tara. Sadar itu mengetahui secara benar bahwa kondisi diri sedang ada dalam proses menjadi baik atau lebih baik. Sadar akan keadaan diri dalam situasi tertentu :

  1. Sehat jasmani, semua organ tubuh berfungsi sebagaimana mestinya. Panca indra mata, dua lubang hidung, dua telinga, mulut dan kulit. Manfaat dari kondisi semua panca indera baik bisa menggerakan organ dalam tubuh berfungsi optimal, otot -otot berfungsi baik menggerakkan kaki tangan dengan arah yang bermanfaat terkendali maksimal. Pernapasan yang utamanya menggunakan fungsi hidung normal menyedot udara ke dalam paru-paru sehingga zat oksigen bisa diserap dengan baik tersalurkan serta terserap dalam darah yang sehat untuk memenuhi kebutuhan semua organ tubuh, menjadi energi positif. Darah sehat juga membawa zat-zat kotor dari organ tubuh untuk dibuang melalui respirasi di paru-paru terbuang dengan udara kotor melalui napas keluar hidung atau mulut yang sehat
  2. Sehat rohani, rohani manusia itu ada akal, hati dan nafsu, ada juga menyebutnya cipta, rasa dan karsa. Akal ada yang berpendapat ada di kepala, hati dan bawah perut hal seperti ini merupakan pendapat sebagian orang penghusada yang peduli terhadap kesehatan insan manusia.
  3. Sehat ilmu, semua kebaikan dan kebahagiaan memerlukan ilmu